Senin, 18 Maret 2013

Entity Relationship Diagram (ERD)

Diposting oleh Unknown di 08.12
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah merupakan salah satu model yang digunakan untuk mendesain database dengan tujuan menggambarkan data yang berelasi pada sebuah database. Manfaat dari ERD digunakan untuk mengkonstruksikan model data konseptual, memodelkan struktur data dan hubungan antar data dan mengimplementasikan basis data secara logika maupun secara fisik dengan DBMS (Database Management System). Dengan diagram hubungan entitas ini kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Diagram hubungan entitas dapat membantu dalam menjawab persoalan tentang data yang diperlukan dan bagaimana data tersebut saling berhubungan.

Komponen utama ERD :
  1. Entitas (Entity)
  2. Relasi (Relation
Tahapan dalam perancangan ERD :
  1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat.
  2. Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas.
  3. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas-himpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya.
  4. Menentukan derajat atau kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi.
  5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non key).
Jenis-jenis Relasional :
  • Unary Relationship
=> satu buah relasi menghubungkan satu buah entitas
Contoh : 
Keterangan :
Manusia menikah dengan manusia, relasi menikah hanya menghubungkan entitas manusia.

  • Binary Relationship 
=> satu buah relasi yang menghubungkan dua buah entitas

Contoh :
Keterangan : 
Pegawai memiliki kendaraan, sebuah relasi memiliki menghubungkan entitas Pegawai dan entitas Kendaraan. 

  • Ternary Relationship
=> satu buah relasi menghubungkan tiga buah entitas
Contoh : 
Keterangan :
Pegawai pada kota tertentu mempunyai suatu Proyek, entitas Bekerja menghubungkan entitas Pegawai, Proyek, dan Kota.
Cardinality
Cardinality adalah menjelaskan batasan jumlah relasi suatu entitas dengan entitas yang lainnya.
Jenis-jenis Cardinality :

  • Satu ke Satu (One to One)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu sebaliknya setiap entitas pada himpunan B berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada entitas A.
Contoh :
Seorang Supir ditugaskan hanya dapat mengendarai satu Mobil saja
  • Satu ke Banyak (One to Many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan tidak sebaliknya dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas A.
Contoh :
Sebuah Kelas berisi banyak Siswa
  • Banyak ke Satu (Many to One)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, dan tidak sebaliknya dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
Contoh :
Seorang Siswa atau Mahasiswa berkuliah hanya mengambil satu Jurusan saja
  • Banyak ke Banyak (Many to Many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan sebaliknya dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
Contoh :
Banyak Siswa yang mengikuti lebih dari satu Matakuliah

Contoh Penerapan ERD :
Sebuah perusahaan mempunyai beberapa bagian. Masing-masing bagian mempunyai pengawas dan setidaknya satu pegawai. Pegawai ditugaskan paling tidak di satu bagian (dapat pula di beberapa bagian). Paling tidak satu pegawai mendapat tugas di satu proyek. Tetapi seorang pegawai dapat libur dan tidak dapat tugas di proyek.
  • Entitas : pegawai, pengawas, bagian, proyek.
  • ERD sementara

  • Kardinalitas :
  1. Masing-masing bagian hanya mempunyai satu pengawas.
  2. Seorang pengawas bertugas di satu bagian.
  3. Masing-masing bagian ada minimal satu pegawai.
  4. Masing-masing pegawai bekerja paling tidak di satu bagian.
  5. Masing-masing proyek dikerjakan paling tidak oleh satu pegawai.
  • Kunci utama : nomor pengawas, nama bagian, nomor pegawai, nomor proyek


  • ERD berdasarkan kunci :
Ada 2 relasi Many to Many pada ERD sementara, yaitu antara bagian dengan pegawai, pegawai dengan proyek, oleh sebab itu kita buat entitas baru yaitu bagian-pegawai, dan pegawai-proyek. Kunci utama dari entitas baru adalah kunci utama dari entitas lain yang akan menjadi kunci utama di entitas yang baru.

  • Atribut : nama bagian, nama proyek, nama pegawai, nama pengawas, nomor proyek, nomor pegawai, nomor pengawas
  • Memetakkan atribut :
  1. Bagian : Nama Bagian
  2. Proyek : Nomor Proyek, Nama Proyek
  3. Pegawai : Nomor Pegawai, Nama Pegawai
  4. Pengawas : Nomor Pengawas, Nama Pengawas
  5. Proyek-Pegawai : Nomor Proyek, Nomor Pegawai

  • Periksa ERD apakah masih terdapat redundan.












0 komentar:

Posting Komentar

What the fuck ヾ(´^ω^)ノ♪

Diberdayakan oleh Blogger.
 

♥ Wentii's Blog ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea