1.
Menurut O’Brien (2005), data merupakan fakta atau observasi
mentah, yang biasanya mengenai fenomena fisik atau transaksi bisnis. Lebih rincinya,
data adalah pengukuran objektif dari
atribut (karakteristik) dan entitas (seperti manusia, tempat, barang, dan
kejadian).
2.
Menurut Widayan (2005), data merupakan fakta-fakta mentah,
antara lain berupa angka yang disajikan tanpa suatu konteks. Dari pendapat para
ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa data
merupakan sekumpulan fakta yang bentuknya masih mentah yang belum dapat
cerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut serta tidak bagi pemakai.
3.
Menurut Webster New World Dictionary, data merupakan sesuatu yang diketahui
atau dianggap. Diketahui yang sudah terjadi merupakan fakta (bukti). Data dapat
memberikan gambaran tentang suatu kedaan atau persoalan. Data juga
didefinisikan sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengalaman
(observasi) suatu objek, data dapat berupa angka dan dapat pula merupakan
lembaga atau sifat. Pada dasarnya kegunaan data ialah sebagai dasar yang
objektif di dalam proses pembuatan keputusan-keputusan dalam rangka untuk
memecahkan persoalan oleh pengambilan keputusan.
Jadi data adalah kumpulan kejadian yang
diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol
khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data belum dapat “bercerita” banyak sehingga
data masih perlu diolah.


